De Bruyne Gagal Di Chelsea, Namun Bersinar Bersama City

kevin-de-bruyne-cropped_1pvrld9gr1rp71l9ebetui7fs2LIGA PREMIER INGGRIS – De Bruyne Gagal Di Chelsea, Namun Bersinar Bersama City – Kevin De Bruyne yang sebelumnya bergabung dengan tim Chelsea tidak menyesali kepindahan nya ke Manchester City, bersama dengan City De Bruyne sukses membawa tim nya masuk dalam babak semifinal Liga Champions Eropa.

De Bruyne yang diawal musim 2012 direkrut Chelsea dari KRC Genk gagal bersinar, selama 2 musimnya bersama dengan klub Chelsea, pemain tersebut tidak mampu menembus dalam bagian skuad utama, alhasil tidak perlu waktu lama pemain tersebut pun akhirnya dipinjamkan ke Werder Bremen.

Bersama dengan Bremen, De Bruyne berhasil tampil sebanyak 33 kali dalam ajang domestik, Bundesliga. Selama bermain bersama Bremen pemain asal belgia ini justru sukses mencetak sebanyak 10 gol, setelah terlihat tampil bagus dengan tim asal Jerman tersebut dirinya pun akhirnya dipulangkan ke Chelsea.

Setelah kepulangan nya ke Chelsea, De Bruyne tetap tidak mampu mendapatkan tempat utama dari Jose Mourinho yang kala itu masih berstatus sebagai manajer tim. Alhasil dirinya pun kembali dipinjamkan ke salah satu klub Bundesliga yakni Wolfsburg. Selama bermain bersama dengan Wolfsburg, pemain tersebut justru menjadi motor serangan bagi tim nya dengan turut menyumbangkan sebanyak 10 gol ditambah lagi dengan sukses membuat sebanyak 111 peluang bagi tim tersebut.

Atas penampilan nya tersebut akhirnya membuat The Citizens rela mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk bisa mendapatkan servis pemain muda ini. Bersama dengan City total ia telah berhasil mencetak 15 gol dan 11 assist dari 35 laga yang telah dijalani bersama dengan tim biru langit tersebut.

Tidak sampai disana saja, ia juga berhasil membawa City lolos ke putaran semifinal Liga Champions Eropa setelah berhasil mencetak gol tunggal saat menyingkirkan PSG baru ini. Kini dirinya pun akan kembali menghadapi mantan klub nya yakni Chelsea pada ajang domestik akhir pekan ini, ia pun merasa tidak perlu membuktikan kehebatanya, ia hanya fokus pada kemenangan tim nya. (ax)